Pemerintah Kota Palembang menggelar Gerakan Bakti Sosial Pengecatan Rumah Warga di Kawasan Tepian Sungai Musi, Kecamatan Seberang Ulu I.
Sebagai bagian dari upaya mempercantik wajah kota, memperkuat identitas kawasan tepian sungai, sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis sejarah dan budaya.
Kegiatan yang melibatkan masyarakat, perangkat daerah, komunitas, dan berbagai elemen lainnya tersebut secara resmi dicanangkan oleh Wali Kota Palembang melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palembang, Ir. H. Akhmad Bastari, Sabtu (13/6/2026).
Dalam sambutannya, Bastari menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan pengecatan rumah warga, melainkan sebuah langkah kolektif untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan merawat identitas Kota Palembang sebagai salah satu kota tertua di Indonesia.
“Gerakan bersama ini bertujuan mempercantik wajah Kota Palembang yang memiliki sejarah panjang dan peradaban besar sejak berabad-abad lalu. Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan rasa bangga, rasa memiliki, dan kecintaan masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggalnya,” ujarnya.
Menurut Bastari, kawasan tepian Sungai Musi memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu wajah utama Kota Palembang.
Sungai Musi bukan hanya jalur transportasi dan pusat aktivitas masyarakat sejak masa lampau, tetapi juga merupakan saksi perjalanan sejarah panjang Palembang yang pernah menjadi pusat kejayaan Kerajaan Sriwijaya.
Karena itu, penataan dan pengecatan rumah-rumah warga di sepanjang bantaran sungai diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih tertata, bersih, dan menarik sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih baik bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
“Keindahan tepian Sungai Musi diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata. Dengan tampilan yang lebih berwarna, rapi, dan estetik, kawasan ini akan memberikan kesan yang lebih menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” katanya.
Lebih lanjut, Bastari menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat.
Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dinilai menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, bersih, dan bernilai ekonomi.
Menurut Bastari, kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut usia ke-1343 Kota Palembang.
“Keindahan kota adalah tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat dan pemerintah bergerak dalam satu semangat yang sama, maka perubahan positif akan lebih mudah diwujudkan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bastari juga mengingatkan bahwa usia Kota Palembang yang telah mencapai 1.343 tahun merupakan warisan sejarah yang harus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh generasi.
“Ketika hari ini kita mengangkat kuas dan mengecat rumah-rumah di tepian sungai, sesungguhnya kita tidak hanya mengecat tembok. Kita sedang menorehkan semangat baru di atas kanvas sejarah yang telah terbentang selama lebih dari satu milenium. Kita sedang menunjukkan bahwa masyarakat Palembang terus bergerak maju tanpa melupakan akar sejarah dan budayanya,” tuturnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian Sungai Musi sebagai ikon utama Kota Palembang yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warga sejak ratusan tahun silam.
“Jangan pernah malu dengan kampung kita, jangan pernah rendah diri dengan tepian sungai kita. Justru di sinilah kekuatan kita. Sungai Musi adalah warisan yang tak ternilai. Mari kita jaga, kita rawat, dan kita percantik bersama agar tetap menjadi kebanggaan masyarakat Palembang,” tegasnya.
Pemerintah Kota Palembang optimistis proses pengecatan rumah-rumah warga di kawasan tersebut dapat diselesaikan sesuai target dalam waktu dua hari.
Dengan wajah baru yang lebih berwarna dan tertata, kawasan tepian Sungai Musi diharapkan mampu menjadi representasi Palembang sebagai kota yang maju, bersih, indah, berbudaya, dan ramah wisata.
Mengakhiri sambutannya, Bastari secara resmi mencanangkan dimulainya Gerakan Bakti Sosial Pengecatan Rumah Tepian Sungai Musi dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1343.
“Kita terus bergerak, terus berbenah, dan terus bersinar demi Palembang tercinta. Semoga setiap langkah dan upaya yang kita lakukan mendapat ridha Allah serta membawa manfaat bagi masyarakat dan kemajuan Kota Palembang,” pungkasnya.


