Palembang – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, semakin marak dengan berbagai modus yang kian licik. Kali ini, pelaku menyasar korban anak-anak dengan berpura-pura meminta pertolongan.
Akibatnya, sebuah sepeda motor milik Isron (41), warga Kecamatan Alang-Alang Lebar, raib dibawa kabur pelaku yang baru dikenal korban.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Trisukses Mandiapi, Kecamatan Sukarami, Palembang, Rabu sore (4/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat itu, Ilham, putra Isron, bersama temannya Angga (14), tengah berkeliling menggunakan sepeda motor Honda Revo BG 4066 ABP.
Di sebuah warung, keduanya bertemu dengan seorang pria tak dikenal yang kemudian menghentikan mereka. Pelaku berpura-pura meminta tolong untuk diantarkan ke toko burung. Karena merasa kasihan dan tidak menaruh curiga, korban pun mengiyakan permintaan tersebut.
Isron, ayah korban, mengungkapkan sebelum berangkat, pelaku sempat mengambil telepon seluler yang sedang diisi daya di sebuah konter tak jauh dari lokasi warung. Setelah itu, mereka bertiga berkeliling mencari toko burung di sekitar kawasan Sukarami.
“Di perjalanan, pelaku sempat mengiming-imingi anak saya dan temannya, mau uang atau burung. Karena merasa ditawari, anak-anak ini mau saja menemani pelaku berkeliling,” ujar Isron saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (5/2/2026).
Setelah berkeliling, pelaku mulai menjalankan aksinya. Ilham diturunkan terlebih dahulu di kawasan Swadaya dengan alasan sepeda motor tidak bisa digunakan berboncengan tiga jika membawa burung.
Meski sempat menolak karena takut, Ilham akhirnya turun dan pelaku kembali pergi bersama Angga.
Tak berhenti di situ, pelaku kembali membawa Angga berkeliling hingga ke kawasan Jalan Kasnariansyah, Kecamatan Ilir Timur I.
Dengan modus yang sama, pelaku menurunkan Angga dengan dalih membeli air minum di warung. Pelaku bahkan memberikan uang Rp2.000 untuk membeli minuman.
“Setelah temannya turun dan membeli minum, pelaku langsung tancap gas. Motor dibawa kabur,” kata Isron dengan nada sedih.
Menyadari telah menjadi korban kejahatan, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ilir Timur I Palembang. Laporan disertai rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi pelaku menurunkan korban terakhir
“Kami sudah membuat laporan resmi dan menyerahkan bukti CCTV. Harapan kami, pelaku bisa segera ditangkap dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

