Sumsel Jadi Tuan Rumah Konferensi Anxi Sedunia ke-12

0

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru secara resmi membuka The 12th World Anxi Conference atau Konferensi Masyarakat Anxi Sedunia ke-12 di Hotel Wyndham Palembang, Minggu (25/10/2026).

Kehadiran delegasi masyarakat Anxi dari berbagai negara dalam forum internasional tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperluas kerja sama usaha, sekaligus mendorong masuknya investasi ke Sumsel.

Herman Deru menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sumsel, khususnya Kota Palembang, sebagai tuan rumah pertemuan masyarakat Anxi dari berbagai penjuru dunia.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan, tetapi juga membuka peluang terjalinnya kesepakatan kerja sama di berbagai bidang usaha.

Ia berharap para delegasi yang hadir dapat melihat secara langsung potensi yang dimiliki Sumsel dan menjadikan provinsi ini sebagai salah satu tujuan untuk mengembangkan usaha maupun menanamkan investasi.

“Melalui pertemuan ini, kita berharap masyarakat Anxi dapat semakin memajukan dunia usaha yang selama ini digeluti, sekaligus menciptakan kesepakatan kerja sama dan berinvestasi di Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.

Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi semua pihak. Menurutnya, hubungan persaudaraan yang telah terjalin di antara masyarakat Anxi di berbagai negara dapat menjadi fondasi untuk membangun kolaborasi ekonomi yang berkelanjutan.

Herman Deru menilai, pertemuan berskala internasional seperti ini merupakan kesempatan bagi Sumsel untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat dunia, mulai dari peluang usaha, kekayaan budaya, hingga keragaman kuliner khas Sumsel.

Sebagai tuan rumah, ia berharap masyarakat Anxi di Sumsel dapat memberikan sambutan dan pelayanan terbaik kepada seluruh delegasi sehingga para tamu memperoleh kesan positif selama berada di Palembang.

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh gangguan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Sumsel.

Ia berharap kondisi cuaca dan kualitas udara yang membaik pada hari pelaksanaan kegiatan dapat menjadi momentum yang baik bagi penyelenggaraan konferensi, sekaligus mendukung kenyamanan para delegasi selama berada di Sumsel.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan akibat gangguan asap. Syukur, hari ini asapnya hilang. Semoga kondisi hari ini menjadi momentum yang baik dan tidak mengurangi semangat kita untuk menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Anxi Sumsel, Yao Han Yu atau yang dikenal dengan Sukarta, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Palembang untuk menjadi tuan rumah Konferensi Masyarakat Anxi Sedunia ke-12.

Ia menyambut kedatangan seluruh delegasi dan tamu dari berbagai negara serta mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel sehingga kegiatan internasional tersebut dapat terselenggara.

Menurut Sukarta, pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan juga menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan, nilai-nilai luhur, dan semangat kebersamaan masyarakat Anxi tetap terpelihara serta berkembang lintas negara.

Ia juga mengingatkan bahwa Palembang memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan peradaban Nusantara. Warisan kejayaan Sriwijaya menjadi bagian dari identitas kota yang sejak dahulu dikenal sebagai tempat pertemuan berbagai bangsa, budaya, dan tradisi.

Sukarta berharap konferensi tersebut tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu menghasilkan hubungan dan kerja sama yang terus berkembang setelah kegiatan berakhir.

“Semoga pertemuan ini menjadi tonggak baru bagi masyarakat Anxi dunia serta membawa manfaat bagi semua pihak. Kami berharap persahabatan dan persaudaraan masyarakat Anxi semakin kokoh dan dapat diwariskan kepada generasi penerus,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Anxi, Chen Cing Yon, mengingatkan sekaligus mengajak para tokoh dan warga Anxi yang berada di luar negeri untuk berperan aktif sebagai jembatan penghubung dalam mempererat kerja sama.

Ia berharap peran tersebut dapat mendorong terwujudnya masa depan yang lebih baik dan makmur bagi Anxi.